kumpulan tempat camping jawa timur

  • Home
  • About Me
  • Contact
  • Home
  • Post Umum
  • Perlengkapan Untuk Camping
  • Larangan saat camping
  • Tips camping

Thursday, October 8, 2015

Tips membuat api unggun yang benar dan aman

 Unknown     8:18 PM     Tips untuk Trip     No comments   

   

   Api unggun adalah salah satu hal penting dalam survival ataupun berkemah ketika kita berada di hutan. Api unggun mempunyai fungsi untuk menjaga diri kita dari binatang buas, menghangatkan diri, isyarat keadaan bahaya, atau sebagai perapian untuk memasak makanan.
Berikut beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam membuat api unggun:

  • Pemilihan lokasi untuk membuat api unggun.
  • Alat dan bahan yang tersedia di sekitar tempat kita berkemah.
  • Waktu yang diperlukan.
  • Arah angin, agar api unggun aman dan bertahan lama.


Untuk pemilihan tempat, hal-hal dibawah ini akan membantu anda membuat api unggun:
  • Terlindung dari angin.
  • Tempatnya kering.
  • Tersedia banyak bahan bakar yang mudah dikumpulkan.

Yang Harus Diperhatikan saat Membuat Api



Pilihlah tempat yang terlindung. Kecuali untuk keperluan sinyal atau tanda bahaya, jangan menyalakan api dibawah pohon. Bersihkan dedaunan, ranting-ranting, jamur dan rumput kering dalam radius 2 m melingkar sampai mendapatkan permukaan tanah kosong agar api unggun tidak menjalar dan membakar hutan. 

Jika tanah lembab atau basah, buatlah alas dari batang kayu dan lapisi dengan tanah, atau alasi dengan batu
Untuk membuat api, kita harus memahami bahwa api akan terjadi karena oleh tiga hal, yaitu: udara, panas dan bahan bakar.

Sebetulnya jika kita berada di perkotaan, membuat api bukanlah hal yang sulit di lakukan, akan tetapi jika kita berada di tengah hutan sementara alat pembuat api tidak tersedia, maka kita harus memiliki kemampuan untuk menciptakan api dari bahan-bahan yang tersedia di alam sekitar kita.
Api tersebut dibuat dari tiga material:

  • Penyala Api: material kering yang akan menyala oleh panas atau percikan api. Kita harus menyediakan material yang benar-benar kering agar api cepat menyala. Misalnya: kayu yang diserut, lumut kering, pakis mati, daun-daun kering, serbuk kayu, kain kasa, jerami, bambu serut.dll
  • Pemancing api: material ini kita persiapkan dan akan ditambahkan setelah percikan api terjadi. Material ini akan semakin meningkatkan besarnya api. Misalnya: potongan ranting, potongan kayu kecil, kulit kayu kering dll.
  • Bahan bakar: kayu, bambu, rumput kering, daun kering, kotoran hewan kering, dll.
Kadang-kadang menyalakan api unggun bisa jadi sebuah pengalaman yang benar-benar merepotkan, jika kita belum punya pengetahuan dasar dalam membuatnya. Bukannya membuat api unggun yang bertahan lama, malahan bisa jadi menghabiskan korek api atau bahan bakar. Petunjuk singkat berikut ini bisa membantu untuk membuat api unggun.

  • Sebaiknya kita membuat sebuah tempat khusus yang membatasi api unggun. Bisa dengan tumpukkan batu-batu yang mengelilingi kayu bakar, atau bisa membuat galian.
  • Kumpulkan kayu, ranting, daun, sampah yang kering dan mudah terbakar.
  • Tumpuk kayu-kayu kering yang berdiameter besar di posisi paling bawah, disusul diameter yang lebih kecil di atasnya dalam posisi saling-silang agar mudah terbakar dan udara dapat masuk melalui celah-celahnya.
  • Tutupi dengan daun-daun kering atau sampah, di atasnya secukupnya.
  • Bakarlah daun / sampah, untuk menjadi pemicu api.
  • Jika api sudah mulai membesar, tumpuklah dengan ranting-ranting kecil di atasnya
  • Perlahan-lahan pertahankan agar nyala api konstan atau bertambah besar, jangan tergesa-gesa menambahkan ranting diatasnya.
  • Jika api mati dan hanya tersisa bara, tiup-tiuplah di satu titik sampai api itu besar dengan sendirinya, kemudian tambahlah daun kering atau sejenisnya.
Contoh membuat api unggun


Jika ingin berkemah untuk waktu yang agak lama dan tidak ingin kehilangan api unggun, cari dan susun kayu kering yang berdiamater lumayan besar di posisi paling bawah, jika kita akan tidur tambahkan selalu kayu yang berdiameter besar dan sisakan bara, agar api unggun besok pagi masih dapat menyala. Kita tinggal menambahkan ranting atau daun kering dan meniup-niup baranya.
Walaupun membuat api unggun tampak mudah, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar api unggun dapat bertahan dengan baik dan tetap terkendali.
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Email ThisBlogThis!Share to XShare to Facebook
Newer Post Older Post Home

0 komentar:

Post a Comment

Join Now

Popular Posts

  • jauhi kegiatan ini saat kemah
        setiap suku itu pasti memiliki nenek moyang, dan nenek moyang kita pasti pernah mengajarkan hal hal yang dilarang atau lebih tepatny...
  • 7 Kebiasaan baik stop sampah dan vandalisme di gunung
      Tidak meninggalkan apapun kecuali Jejak Kaki” begitulah penggalan kalimat yang harus selalu diingat para pecinta alam. Masihkah kamu mera...
  • Hal yang tidak boleh di lakukan saat Camping
    1. Jangan Bawa Produk coklat apapun ke tas (Pengalaman mengatakan bahwa itu akan meleleh ditempat) 2. Jangan Minum susu apalagi “B...
  • Puncak B29 Wajib Kunjung
     Puncak Gunung B29 terletak di desa Argosari Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Disebut B29 karena letak puncaknya pada ketinggian 2.900 me...
  • Tips membuat api unggun yang benar dan aman
           Api unggun adalah salah satu hal penting dalam survival ataupun berkemah ketika kita berada di hutan. Api unggun mempunyai fun...
  • 5 hal untuk camp di pantai
    Mendirikan tenda saat liburan bukan hanya dilakukan oleh mereka yang hobi naik gunung. Anak pantai pun juga bisa menikmati liburan dengan ...
  • Gunung Semeru
       Gunung Semeru atau Sumeru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pula...
  • Yamaha Minta Rossi dan Lorenzo Berdamai
    Selasa,  10 November 2015  −  15:38 WIB Salah satu petinggi Yamaha meminta Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo berdamai. Harapan itu di...
  • Perlengkapan Untuk Camp
      Untuk Bro dan Sis yang belum mengenal kegiatan petualangan seperti mendaki gunung pasti mengundang pertanyaan klise “ngapain sih naik g...
  • Gunung Gumitir
      Gunung Gumitir (dialek Jawa: gumitèr) merupakan sebuah gunung yang terletak di wilayah perbatasan antara Kabupaten Jember dengan Kabupate...
Powered by Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2015 (71)
    • ►  November (4)
    • ▼  October (16)
      • Tips memaksimalkan Smartphonemu untuk Traveling
      • Tips membuat api unggun yang benar dan aman
      • 7 Kebiasaan baik stop sampah dan vandalisme di gunung
      • Tips memilih tenda untuk camping
      • jauhi kegiatan ini saat kemah
      • 9 hal yang membuat pria terpikat
      • Pulau Mandangin
      • Gunung Baluran
      • Info lampu merah taman dayu Pandaan,Pasuruan
      • Honda siap rilis cbr250rr dual silinder bulan depan
      • akibat merokok setelah makan
      • Pesona Pantai siring kemuning
      • TNI Hadapi Tantangan Besar Konflik Politik di HUT ...
      • 5 Oktober jadi HUT TNI Ke 70, Panglima TNI janjika...
      • Cara membuat foto profil bergerak di facebook
      • Arema Waspadai "Kartu AS" Sriwijaya FC
    • ►  September (51)

Follow Us on Facebook

Download

Copyright © kumpulan tempat camping jawa timur | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates