kumpulan tempat camping jawa timur

  • Home
  • About Me
  • Contact
  • Home
  • Post Umum
  • Perlengkapan Untuk Camping
  • Larangan saat camping
  • Tips camping

Sunday, September 27, 2015

Wisata Pantai Pelang Trenggalek

 Unknown     11:50 PM     No comments   

  Pantai Pelang Trenggalek adalah salah satu destinasi wisata yang patut Anda kunjungi tatkala berada di Kabupaten Trenggalek. Berbeda dengan pantai lain di Jawa Timur, di kawasan wisata Pantai Pelang Anda dapat menyaksikan perpaduan harmonis antara objek pantai, air terjun, goa, hingga bukit-bukit berhutan lebat.

Lokasi Pantai Pelang Trenggalek secara administratif masuk pada wilayah Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul di Kabupaten Trenggalek. Dari pusat kota Trenggalek, Anda perlu menempuh perjalanan sejauh sekitar 56 km. Sementara dari kota Blitar, Pantai Pelang berjarak sekitar 118 km.

Pantai berelief landai dengan hamparan pasir kecoklatan ini memiliki sebuah pulau batu kecil yang terletak dekat dari bibir pantai, sebuah hal yang sama persis dengan Tanah Lot di Bali. Topografi kawasan wisata Pantai Pelang Trenggalek berada pada lembah yang dikelilingi bukit-bukit dan tebing-tebing yang tinggi. Inilah sebab suasana sejuk terasa menghampiri raga tatkala Anda berjalan menuju pantai tersebut. Sebelum mencapai pasir pantai, Anda terlebih dahulu harus melewati sebuah jembatan di atas sebuah sungai air tawar.

Pantai Pelang di Trenggalek memiliki garis pantai sepanjanag 2 km dengan luas sekitar 10 hektar. Pantai ini sejatinya memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Trenggalek yang populer. Untuk dapat masuk, Anda hanya perlu membayar tiket masuk Pantai Pelang sebesar Rp 8 ribu per orang.


Ombak di Pantai Pelang relatif tenang, namun Anda tidak diperbolehkan untuk berenang di sana. Hal ini mengingat tidak ada penjaga pantai yang berjaga-jaga untuk memonitor dan membantu tatkala diperlukan bantuan. Inilah sebab mengapa di kawasan pantai ini tertulis larangan untuk tidak mandi di pantai.

Aktivitas paling populer yang dilakukan wisatawan di Pantai Pelang adalah menikmati panorama unik di pantai tersebut. Menyaksikan lanskap indah pantai dari atas perbukitan adalah cara terbaik untuk menemukan pesonanya. Tersedia gardu-gardu pandang yang akan memudahkan wisatawan menikmati panorama Pantai Pelang. Pemandangan di sekitar pantai terbilang unik dengan hamparan bebatuan besar di tepian pantai serta pulau-pulau mungil di tengah laut, ditambah ombak kecil silih berganti menyapu pasir pantai.

Meski Pantai Pelang belum dikembangkan secara optimal oleh pemerintah lokal, Anda masih dapat menjumpai sejumlah fasilitas standar, seperti kamar bilas, tempat MCK, mushala, dan areal parkir. Di kawasan pantai ini juga terdapat arena bermain anak dan bumi perkemahan. Satu hal yang tak kalah penting, Anda tidak akan sulit menemukan tempat membeli makanan di Pantai Pelang karena tersedia warung-warung makanan.

Tidak hanya menikmati horizon indah pantai dari gardu pandang, Anda masih dapat mengeksplorasi pesona yang dimiliki Pantai Pelang Trenggalek ini. Berjalanlah sejauh 300 meter, Anda akan menjumpai sebuah air terjun yang oleh masyarakat lokal dinamakan sebagai Grobogan Sewu.


Air Terjun Pantai Pelang memiliki ketinggian mencapai 25 meter. Dari sela-sela batu karang, air mengalir turun menuju kumpulan batu berwarna keputih-putihan di bagian dasarnya. Wisatawan yang datang lazimnya menyempatkan diri untuk mandi dan bermain-main air. Sebagian di antara mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di lokasi air terjun ini ketimbang menikmati panorama pantai. Konon, air terjun ini dipercaya berkhasiat untuk membuat awet muda dan menyembuhkan penyakit.


Anda juga dapat pergi ke Gua Pelang, lokasinya hanya berjarak sekitar 100 meter dari pantai. Tetapi spot ini masih belum dikembangkan sebagai kegiatan wisata. Jarang sekali wisatawan datang untuk menjelajahi gua tersebut. Selain karena fasilitas penerangan yang masih minim, pemandu untuk menelusuri gua masih sungguh jarang.

Sekitar 1 kilometer sebelum memasuki kawasan wisata Pantai Pelang Trenggalek, Anda dapat pergi ke Taman Kili-Kili. Taman ini adalah tempat konservasi penyu pantai selatan. Lazimnya setahun sekali, penyu-penyu ini akan dilepaskan kembali ke lautan. Anda tidak perlu merogoh kocek untuk masuk ke areal konservasi ini.

Rute Lokasi

 Lokasi Pantai Pelang Trenggalek dapat dicapai dengan mengendarai kendaraan pribadi atau angkutan umum. Dari pusat kota Trenggalek menuju lokasi pantai, Anda perlu menempuh perjalanan sejauh 56 km dengan kondisi jalan terbilang cukup bagus. Tatkala menuju pantai ini, Anda akan melintasi jalan yang penuh tikungan-tikungan tajam ditambah tanjakan dan turunan curam dengan jurang di sisi kiri dan kanan jalan.

Bila perjalanan ditempuh menggunakan bus, maka dari Terminal Bus Trenggalek Anda dapat mengambil bus jurusan Trenggalek – Lorok, lalu turun di Kecamatan Panggul. Durasi perjalanan akan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam.

Jika Anda memulai perjalanan dari kota Pacitan, Anda perlu melewati daerah Lorok agar dapat tiba di Pantai Pelang. Jalan masuk ke pantai ini memiliki panjang sejauh 5 km dari tepian jalan raya dengan kondisi jalan bervariasi, antara batu dan aspal.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pantai Popoh Tulungagung

 Unknown     11:45 PM     No comments   

  Salah satu wisata pantai di Jawa Timur yang terkenal adalah Pantai Popoh Tulungagung. Pantai yang terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Kabupaten Tulungagung ini menyimpan pesona keindahan laut yang tak kalah menarik dari pantai-pantai lain di Pulau Jawa.

Jika Anda ingin mengunjungi Pantai Popoh ini, setidaknya Anda dapat meluangkan waktu selama 2 – 3 hari untuk dapat menikmati pesona indah dan kenikmatan wisata di sana.

Sebagian kalangan penikmat perjalanan mengaku kurang puas jika hanya menghabiskan waktu sehari takala datang ke kawasan wisata Pantai Popoh Tulungagung.

Pantai Popoh Tulungagung begitu populer karena menyuguhkan pemandangan laut lepas yang begitu indah. Eksotisme horizon di depan mata dengan gulungan ombak yang terbilang besar dapat Anda nikmati dari atas bukit.

Untuk mencapai puncak bukit ini, Anda harus memiliki stamina yang cukup untuk dapat mendaki anak tangga yang cukup panjang ke atas. Tetapi setiba di atas bukit, rasa lelah Anda akan terbayarkan dengan menikmati indahnya sunset di Pantai Popoh Tulungagung.

Untuk dapat masuk ke kawasan wisata menarik ini, Anda harus membayar tiket masuk Pantai Popoh Tulungagung ini sebesar Rp 3 ribu per orang, belum termasuk biaya parkir kendaraan.


Tak jauh dari Pantai Popoh, ada sebuah pantai yang tak kalah menawannya, yaitu Pantai Sidem. Anda tidak perlu membayar tiket untuk dapat masuk ke Pantai Sidem ini karena memiliki garis pantai yang sama dengan Pantai Popoh.

Jika Pantai Popoh menyuguhkan Anda pengalaman wisata pantai dengan aneka kegiatan menarik, maka di Pantai Sidem Anda dapat menjumpai sebuah perkampungan yang dihuni oleh nelayan lokal.


Dengan garis pantai yang mencapai panjang 500 meter, lanskap Pantai Sidem terlihat begitu indah dan alami dengan rimbun pepohonan yang tumbuh di sekitarnya. Jika bukan saat hari libur, pantai ini masih relatif sepi dari kunjungan wisatawan.

Anda dapat menyaksikan beberapa warga lokal yang sedang mencari anak-anak rajungan untuk makanan bebek. Selain itu, Pantai Sidem juga tempat yang cukup bagus untuk aktivitas surfing atau snorkeling.

Akses jalan menuju Pantai Popoh sudah memadai dengan jalanan yang halus beraspal, tetapi berkelok-kelok sebagaimana ciri khas jalanan menuju kawasan pantai.

Salah satu budaya yang masih mengakar hingga kini di kawasan wisata Pantai Popoh Tulungagung ini adalah ritual Labuh Semboyo. Prosesi ini berupa larung sesaji ke laut lepas yang diselenggarakan setiap tahun di bulan Syuro. Anda dapat menonton kegiatan budaya ini tatkala datang ke Pantai Popoh dengan menyesuaikan rencana perjalanan Anda.

Kuliner Pantai Popoh

  Di kalangan wisatawan, rasanya ada yang kurang jika berwisata di Pantai Popoh Tulungagung tanpa singgah ke Warung Mak Yah. Ini bukan tanpa alasan, sebab memang ada yang spesial.

Warung Mak Yah sejak dulu telah terkenal dengan sajian kulinernya yang menggugah selera. Di warung yang tak pernah sepi dari pengunjung ini, Anda dapat menikmati sajian seafood yang lezat. Beberapa menu kuliner yang favorit di kalangan wisatawan adalah masakan udang dan kepiting asam manis bercitarasa tinggi.


Semua sajian makanan di Warung Mak Yah diproses secara tradisonal menggunakan tungku arang dengan bumbu-bumbu masakannya yang khas. Selain itu, satu hal lain yang menjadikan Warung Mak Yah ini populer adalah Sambal Bledhek yang terbilang pedas. Tak heran jika dinamakan Sambal Bledhek (petir) karena pedasnya benar-benar dahsyat laksana petir.

Tak jauh dari lokasi Warung Mak Yah, terdapat pula beberapa kios souvenir. Di kios-kios ini Anda bisa membeli berbagai jenis cinderamata maupun aksesoris khas Tulungagung.

Aneka macam kaos dan pernak-pernik bertema Pantai Popoh Tulungagung juga dijual dengan harga yang cukup ramah di kantong. Anda juga dapat menemukan aneka kerajinan tangan olahan masyarakat lokal serta hiasan dari benda-benda laut.

Rute Pantai Popoh

  Jika Anda bertolak dari Surabaya menuju Pantai Popoh Tulungagung, Anda dapat memilih dua rute perjalanan, yaitu lewat Mojokerto atau Malang Kota.

Rute Mojokerto: Surabaya >> Mojokerto >> Jombang >> Kertosono >> Kediri. Dari Kediri dapat langsung ambil arah ke Tulungagung menggunakan kendaraan umum atau pribadi.

Rute Malang Kota: Surabaya >> Sidoarjo >> Malang >> Kepanjen >> Wlingi >> Blitar. Dari Blitar dapat langsung meluncur ke Tulungagung tepatnya ke arah Besuki.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pantai Tambak Rejo,Blitar

 Unknown     11:38 PM     No comments   

  Pantai Tambakrejo Blitar adalah salah satu pantai yang banyak dilirik oleh para penikmat perjalanan tatkala sedang berkunjung ke daerah yang sarat akan dokumentasi serta peninggalan Bung Karno, Bapak Proklamator Indonesia.

  Secara umum, beberapa destinasi wisata Blitar yang populer, di antaranya Makam Bung Karno, Istana Gebang, Water Park Sumberudel, dan Pantai Tambakrejo Blitar.

Pantai Tambakrejo terletak di arah selatan kota Blitar, berjarak sekitar 30 km dari pusat kota. Anda akan membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam untuk dapat tiba di kawasan wisata Pantai Tambakrejo ini. Secara administratif, lokasinya berada di desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto. Pantai di Jawa Timur yang satu ini dinamakan sebagai Tambakrejo sesuai dengan nama desa.

Di Blitar, ada sebuah hal unik yang dikenal sebagai budaya Larung Sesaji, yakni prosesi ritual yang diadakan setiap tahun tepat pada tahun Baru Islam. Acara tersebut diawali dengan sebuah tari-tarian dan membawa 2 tumpeng agung yang terdiri dari nasi beserta lauk pauknya dan aneka hasil bumi, yang selanjutnya digiring menuju pantai.

Setelah itu, doa akan dibacakan oleh sesepuh dan keseluruhan sesajen tadi akan dilarung ke laut. Ritual Larung Sesaji ini diadakan untuk melestarikan budaya Jawa, sekaligus pula sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan dan berharap terhindar dari segala marabahaya.

Rute Pantai Tambakrejo

  Jika Anda berangkat menggunakan angkutan umum ke Pantai Tambakrejo ini, maka dari terminal bus kota Blitar, Anda dapat mengambil angkutan pedesaan yang menuju ke Gawang. Perjalanan ini akan menghabiskan waktu sekitar 1-2 jam karena supir angkutan kerapkali berhenti dan menunggu penumpang selama dalam perjalanan. Tetapi, jam operasional angkutan pedesaan ini hanya berakhir hingga sore hari saja.

Jika Anda ingin waktu yang fleksibel, membawa kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan di sekitar kota Blitar adalah cara terbaik untuk menikmati pengalaman wisata di Pantai Tambakrejo Blitar.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pesona Pulau Sempu

 Unknown     11:33 PM     No comments   

  Wisata Pulau Sempu di Malang adalah salah satu objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Pulau Sempu memiliki daya tarik utama nan memikat, yakni Laguna Segara Anakan, sebuah pantai di dalam pulau dengan hamparan pasir putih dan memiliki luas 4 ha. Air di laguna ini adalah air laut yang dipisahkan oleh bebatuan karang.

  Kawasan wisata Pulau Sempu secara dominan ditumbuhi oleh pepohonan tropis seluas 877 ha, ini adalah sebuah cagar alam yang langsung dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA) dan Departemen Kehutanan Indonesia.

Dengan menikmati wisata di Pulau Sempu, Anda akan mendapatkan pengalaman petualangan yang berkesan di hati. Mengunjungi laguna di Pulau Sempu, lalu membentangkan kemah untuk bermalam di tepi laguna tersebut akan menghadirkan suasana intim di tengah hutan tropis yang lebat. Berenang di air laguna yang tenang serta bermain-main di tepiannya adalah kegiatan menarik yang tak terlewatkan.
Tempat wisata Pulau Sempu di Malang secara administratif adalah bagian dari Desa Tambak Rejo, Kec. Sumbermanjing Wetan. Untuk dapat sampai di Pulau Sempu, Anda harus tiba terlebih dahulu di Pantai Sendang Biru, Malang. Dari pantai Sendang Biru inilah Anda dapat mengurus izin masuk ke Pulau Sempu, lalu menyewa perahu yang akan mengantarkan Anda tiba di kawasan wisata Pulau Sempu.


Lokasi Pulau Sempu

Alamat Pantai Sendang Biru: Jl. Raya Sendang Biru Ringin, Pondok Dadap, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Koordinat GPS: -8.431836,112.684542

Rute Menuju Pulau Sempu

  Kawasan wisata Pulau Sempu ini terletak sekitar 80 km dari kota Malang. Jika dari Surabaya, berjarak sekitar 180 km. Jika Anda memulai perjalanan dari kota Malang, diperlukan waktu selama 2 jam hingga 3 jam agar dapat tiba di kawasan Pantai Sendang Biru.

Dari pantai inilah, Anda akan menyewa perahu yang akan mengantarkan Anda sampai ke Teluk Semut di Pulau Sempu tersebut, dengan catatan Anda telah mengantungi izin masuk Pulau Sempu. Biaya sewa perahu ke Pulau Sempu ini sebesar Rp 100 ribu, sudah termasuk perjalanan pulang-pergi. Perahu ini mampu membawa penumpang hingga 12 – 15 orang. Dari pantai Sendang Biru, perjalanan lewat perahu ke Pulau Sempu akan memakan waktu perjalanan selama 20 – 25 menit.

Jika Anda tidak berencana untuk berkemah di Pulau Sempu, maka jangan lupa untuk kembali ke titik penjemputan pada waktu yang sudah disepakati agar nelayan yang mengantarkan Anda dapat membawa Anda kembali ke pantai Sendang Biru. Anda disarankan untuk bertukar nomor telpon dengan nelayan guna menjamin koordinasi penjemputan yang lancar. Cara terbaik menikmati wisata Pulau Sempu dalam sehari adalah dengan memulai perjalanan dari pagi-pagi hari sekali.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Coban Rondo Membuat Ingin Kesana Lagi

 Unknown     11:25 PM     No comments   

  Coban Rondo merupakan air terjun yang terletak di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Air terjun ini mudah dijangkau oleh kendaraan umum.

Akses yang paling mudah adalah melalui jalan raya Malang-Batu dari sebelah timur atau Kediri-Pare menuju Malang dari arah barat.

Pada tahun 2010, [1] tiket masuk seharga Rp 8.000,00 per orang sedangkan tarif parkir untuk kendaraan roda dua adalah Rp 2.000,00.

  Coban Rondo terletak pada ketinggian 1135 m di atas permukaan laut. Air terjun ini memiliki ketinggian 84 meter dengan debit air berkisar antara 90 liter per detik pada musim kemarau sampai dengan 150 liter per detik pada musim penghujan. [2]

Coban Rondo sebenarnya merupakan bagian dari kelompok air terjun bertingkat (dimulai dengan air terjun kembar bernama Coban Manten, yang bergabung menjadi satu dinamakan Coban Dudo, dan kemudian mengalir ke bawah dengan nama Coban Rondo).

Mitos Dan Legenda

  Kita warga Malang tidak mungkin asing dengan nama Coban Rondo. Air terjun ini terletak di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang Jawa timur. Coban ini memiliki ketinggian 85 meter, dan berada di ketinggian 1.135 m dari permukaan air laut. Pada bagian atas coban ini terdapat air terjun kembar, bernama coban manten, yang menyatu menjadi coban dudo dan mengalir ke bawah menjadi coban rondo. Sumber air dari ketiga air terjun ini berada di atas coban manten, suatu dataran tanpa pohon satu biji pun di daerah kepundan. Perjalanan ke mata air ini membutuhkan perjuangan ekstra karena medan yang licin dan jarak yang lumayan jauh (3-4 km).

Legenda di balik penamaan air terjun ini sudah tersiar luas. Berawal dari sepasang pengantin baru bernama Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo yang ingin melakukan perjalanan ke Gunung Anjasmoro, konflik berawal ketika keinginan itu ditentang orangtua Dewi Anjarwati karena usia pernikahan mereka yang baru memasuki Selapan (36 hari dalam bahas jawa). Akan tetapi mereka bersikeras dan akhirnya bahaya pun ditemui di tengah jalan. Entah dari mana, muncullah Joko Lelono yang terpikat kecantikan Dewi Anjarwati. Perkelahian pun tak terelakkan. Raden baron Kusumo lantas memerintahkan punokawannya untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati di sebuah coban (air terjun) dan di saat akhirnya pertarungannya dengan Joko Lelono berbuah kematian keduanya, tinggallah Dewi Anjarwati menjadi janda (rondo).Hingga akhirnya tempat persembunyian Dewi Anjarwati disebut sebagai Coban Rondo.

Mitos yang berkembang di tempat ini adalah jika datang ke tempat ini bersama kekasih, hubungan mereka akan kandas. Entah apakah kebenarannya dapat ditelusuri, akan tetapi yang jelas, pastilah mitos ini didasari dan terinspirasi dari kisah Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo. Meskipun hanya mitos, wacana ini pastilah terlintas di benak pengunjung dan bagi orang-orang yang percaya hal-hal mistis dan supranatural sebagai bahan pertimbangan ulang untuk plesir mengunjungi tempat ini.

Berkaitan dengan mitos dan hal-hal mistis, tiap tempat wisata pastilah memiliki pantangan sendiri. Dan tentu saja begitu pula dengan Coban Rondo. Larangan ini tidak tertulis dengan gamblang, akan tetapi masyarakat sekitar mematuhinya dengan rasa tunduk luar biasa karena kepercayaan mereka terhadap makhluk halus penunggu coban. Aturan-aturan dasar seperti dilarang berkata kotor, buang sampah sembarangan, buang air sembarangan, dan lain-lain bagai terpatri di benak masyarakat.

Tentu saja larangan memiliki hukuman bagi pelanggarnya, dan itulah yang terjadi pada teman saya. Di saat diselenggarakannya acara kampus di Coban Rondo, beberapa mahasiswa melanggar "aturan-aturan tak terlihat" itu. Dilaporkan bahwa mereka berlaku "tidak sopan" dengan buang air kecil sembarangan, teriak-teriak, dan berkata-kata kotor. Hukuman pun dijatuhkan dan mereka pun mengalami peristiwa supranatural seperti "diikuti" dan yang lebih parah kesurupan.
Exorcism pun harus dilakukan untuk menyadarkan mereka dan hal ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi mereka. Mereka mendapatkan pelajaran untuk menjaga kelakuan mereka dengan apa yang disebut masyarakat sebagai pengalaman supranatural.

Meski diselimuti oleh legenda, mitos, dan cerita-cerita "halus" Coban Rondo tetap memiliki pesona sendiri. Sebagai surga bagi pelancong dan turis yang akan terhanyut oleh sejuknya air dari air terjun janda Dewi Anjarwati.  
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Ranu Kumbolo Surga kecil yang tersembunyi di kaki gunung mahameru

 Unknown     11:16 PM     No comments   

  Saat ini, aktivitas mendaki atau hiking sedang banyak diminati oleh para wisatawan. Tidak dipungkiri hal ini juga karena dampak sebuah film layar lebar yang diangkat dari novel best seller “5 CM”. Gara-gara film 5 CM ini, aktivitas hiking yang dulunya dianggap berbahaya dan membutuhkan training khusus, seolah terlihat mudah. Terlebih lagi di film ini menyuguhkan sinematografi keindahan Gunung Semeru yang selama ini tak banyak diketahui orang.

   Meledaknya film ini membuat banyak orang berbondong-bondong untuk mendaki Gunung Semeru. Pendakian mereka tidak semua sampai puncak. Kebanyakan mereka mendaki hingga sampai Ranu Kumbolo, kemudian berkemping di sana.

Ranu Kumbolo adalah sebuah danau air tawar yang sering menjadi tempat transit bagi para pendaki Gunung Semeru. Terletak di ketinggian 2.400 mdpl, Ranu Kumbolo juga merupakan sumber air bersih bagi para pendaki. Dengan debit air yang berlimpah, danau ini menjadi tempat berkumpul bari para pendaki untuk berkemah.

Akses Menuju Ranu Kumbolo

   Ranu Kumbolo berlokasi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tepatnya di antara kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Bagi Anda yang berada di luar Jawa Timur, dapat menggunakan jalur udara menuju Malang melalui bandar udara Abdurrahman Saleh. Namun jika Anda lebih menyukai perjalanan yang santai, dapat menggunakan kereta api menuju stasiun kota baru.

Setelah tiba di kota Malang, Anda bisa mncari angkutan umum menuju desa Tumpang kemudian berhenti di Terminal Tumpang. Perjalanan selanjutnya dapat Anda tempuh menggunakan mobil jeep (SUV) yang disewakan penduduk sekitar menuju Ranu Pani.

Hal-Hal Yang Harus Disiapkan Saat Menuju Ranu Kumbolo

  Sejujurnya, perjalanan wisata menuju Ranu Kumbolo bukanlah perjalanan yang mudah, malah dapat dikatakan perjalanan yang berat karena membutuhkan kekuatan fisik yang prima dan perbekalan yang cukup.

Disarankan bagi Anda yang ingin berwisata ke sini, paling tidak selama satu minggu sebelumnya latihan fisik terlebih daulu. Latihan fisik ini bisa berupa jogging, gym, lari, dan olahraga lain yang bisa meningkatkan daya tahan dan kekuatan tubuh Anda.

Selain fisik, siapkan foto kopi KTP sebanyak tiga lembar, surat keterangan sehat dari dokter, dan materai. Di Ranu Pani nanti sebelum mendaki, Anda akan diminta melakukan registrasi dengan menunjukkan dua surat ini. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan sebagai tindakan penyelamatan bisa terjadi sesuatu yang buruk pada Anda saat perjalanan.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pantai Bandealit

 Unknown     11:04 PM     No comments   

  Para Penelusur pasti pernah kan berkunjung ke Jember, tapi pernah belum kalau maen ke pantai yang cuku bagus di Jember, yaitu Pantai Bandealit. Disini Para penelusur dapat bermain offroad juga lho, jadi pasti akan asik bila menelusuri Pantai ini. Pantai Bandealit terletak di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, atau lebih tepatnya berada di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember atau 60 km arah selatan kota Jember. Dengan koordinat GPS  -8.4847240 113.7170330.

Para Penelusur yang suka kesunyian pantai dan suka dengan petualangan, silahkan datang kesini dengan siap bekal makanan dan membawa kendaraan  yang bisa melewati  jalan terjal berbatu. Kalau ingin offroad melalui hutan bisa untuk melihat batu karang di sebelah teluk Bande Alit bisa membawa jip khusus yang rodanya bisa melewati pasir.

Para Penelusur yang suka bermain bodysurfing dapat juga bermain di Pantai Bandealit, karena alatnya telah disediakan di sana. Permainan ini cukup aman bagi pemula, karena ombaknya yang teratur dan tidak terlalu besar. Banyak perahu nelayan yang bersandar di pantai Bandealit ini, sehingga bagi para penelusur yang ingin merasakan ikan bakar segar dapat langsung pesan di nelayan lokal.

Para Penelusur yang pengen menelusuri pantai ini direkomendasikan Menggunakan kendaraan pribadi / sewa yang mempunyai
double gardan dan jarak dari tanah ( ground clearance ) agak tinggi mengingat 10 km sebelum masuk lokasi merupakan jalan makadam/jalan tanah berbatu.

Menuju ke Bandealit, dapat melalui dua rute.

– Surabaya – Jember – Tempurejo/Ambulu – Andongrejo – Bandealit
– Rute dari Kota Jember menuju kecamatan Ambulu, sampai di perempatan Ambulu arah Pantai Papuma, belok kiri menuju Perkebunan Kota Blater, dibutuhkan waktu sekitar 3.5 jam total perjalanan.
– Rute dari Kota Jember menuju ke arah Talangsari, kemudian pertigaan lurus ke arah Tempurejo hingga menemukan desa Andongrejo dengan satu jam perjalanan.

Jalur ini dapat dilewati wisatawan dengan kendaraan roda empat
– Surabaya ke Jember 200 km / 5 jam
– Jember ke Tempurejo/Ambulu 25 km / 1 jam
– Tempurejo/Ambulu ke Andongrejo 20 km / 0,5 jam
– Andongrejo ke Bandealit 14 km / 1 jam (Khusus jalur ini direkomendasikan menggunakan mobil 4WD atau sejenisnya.

Untuk fasilitas yang tersedia juga cukup banyak:
– Pondok wisata, Area parkir, MCK, Camping ground, Bodyboard, Genset, Solar cell, Shelter, Kano, Speedboat, dll.

Ayo tunggu apalagi? buruan telusuri Pantai Bandealit, berikut beberapa gambar dari pantai ini khusus untuk Para Penelusur.
Buat Para Penelusur, jika kalian suka dengan artikel ini tolong kasih comment dan share ya siapa tau teman-temanmu belum tau tempat wisata ini,sekalian membantu memajukan pariwisata indonesia :)

Bagaimana? tertarik untuk liburan di Pantai Bandealit yang unik ini?

Ayo ajak keluarga, teman, pacar, atau siapalah untuk kesini!!

Ayo Telusuri Indonesiamu!!






Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pantai Watu ulo

 Unknown     11:00 PM     No comments   

  Pantai Watu Ulo adalah sebuah pantai yang terletak di pantai selatan Jawa Timur, tepatnya di desa Sumberejo, kecamatan Ambulu, Jember, kira-kira 40 km di sebelah selatan kota Jember. Terdapat juga pantai Pasir Putih yang terdapat disebelah barat pantai Watu Ulo, jika akan kesana harus membayar.

"Watu Ulo" berarti "batu ular" dalam bahasa Jawa. Nama ini mengacu pada rangkaian batu karang yang memanjang dari pesisir pantai ke laut. Di panti ini juga terdapat aneka penjualan kerajinan dari laut seperti karang, bekas rumah kecomang dan lain - lain.

Setiap tanggal 1 sampai 10 Syawal, setelah Lebaran, diadakan pekan raya dengan acara hiburan dan penjualan hasil kerajinan nelayan setempat.

Upacara Petik Laut atau Larung Sesaji atau juga "Hari Raya Ketupat" diadakan setiap tanggal 7 Syawal. Dalam upacara ini masyarakat nelayan setempat melemparkan sesaji ke laut. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa terimaksih.


Mitos pantai watu ulo

  Masyarakat Jember menceritakan bahwa nama pantai Watu Ulo bermula dari kisah berikut. Pada zaman dahulu Ajisaka (baca: Ajisoko) datang ke tanh Jawa. Di Jawa, negeri Medang Kamula, ia mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan kesaktian kepada masyarakat. Saat mengajari murid-muridnya, ilmunya didengar ayam yang sedang mencari makan di bawah pondok perguruannya. Seharusnya, siapapun tidak boleh mendengar ajaran Ajisaka, selain murid yag sudah diijinkan. Karena mendengar matra-mantra yang diajarkan kepada muridya, seekor ayam itu mendadak bertelur yang amat besar, tidak seperti biasanya.

Saat telur itu dierami dan menetas, ternyata yang keluar dari cangkang telur bukan anak ayam, tetapi anak naga raksasa, yang mampu berbicara seperti manusia. Anak naga itu bicara terus, dan menanyakan siapa ayahnya. Oleh masyarakat setempat naga itu diberi tahu kalau ingin tahu siapa ayahnya, disuruh tanya ke rang sakti bernama Ajisaka. Lalu, anak naga itu mendatangi Ajisaka dan bertanya siapa ayahnya. Ajisaka tidak terkejut, lalu diberi tahulah anak naga itu bahwa sebenarnya anak naga itu memang anaknya yang tercipta dari telur ayam lewat mantra-mantra. Walaupun mengakui naga itu sebagai anaknya, Ajisaka tidak mengijinkan naga itu ikut dengannya. Ajisaka menyuruh anak naga itu bertapa di pantai laut selatan. Kemudian anak naga itu bertapa di pantai selatan.

Saat bertapa, naga itu sesekali bangun dari meditasi untuk makan binatang apa saja di sekitarnya. Ratusan tahun ia bertapa, badannya tambah besar. Badannya di Jember, kepalanya sampai Banyuwangi, dan ekornya memanjang sampai Jawa Tengah. Karena tubuhnya membesar akibatnya makanan di sekitarnya tidak cukup, maka sesekali naga itu mencari makan di tengah laut selatan.

Karena lamanya bertapa sampai badannya ditumbuhi lumut seperti kayu. Suatu hari, penduduk di sekitar pertapaan naga kehabisan kayu bakar. Penduduk menemukan kayu besar dan memanjang maka dipotonglah kayu itu. Saat dipotong kayu itu mengeluarkan getah seperti darah, sehingga semua penduduk terheran-heran tetapi penduduk tetap saja mengambilnya sebagai kayu bakar.

Sampai sekarang naga yang telah besar itu masih bertapa di pantai laut selatan, tetapi tubuhnya tidak lengkap lagi karena dipotong penduduk untuk kayu bakar, tinggal kepalanya ada di Banyuwangi, badannya di pantai selatan Jember, dan ekornya di Jawa Tengah. Bagian-bagian tubuh itu mengeras seperti batu, dan sampai sekarang masih bisa ditemukan batu-batu seperti sisik kulit ular di pantai selatan Jember. Oleh penduduk, pantai itu disebut pantai “Watu Ulo” (Batu Ular) karena batu-batunya tersusun seperti sisk kulit ular. Konon pada saatnya naga itu akan berubah menjadi manusia yang sakti dan akan menjadi pemipin dan penguasa di tanah Jawa atau Indonesia. (Dikumpulkan dan diceritakan ulang dari cerita masyarakat Jember dan sekitarnya)

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pantai Bajul Mati

 Unknown     10:54 PM     No comments   

  Jika Anda sedang berkunjung ke Pantai Sendang Biru atau ke Pantai Goa Cina, sempatkanlah waktu Anda untuk berkunjung ke Pantai Bajulmati yang eksotik di laut selatan Malang.
Pantai Bajulmati sendiri berlokasi di Desa Bajulmati, Kelurahan Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, tepatnya 58 Km arah selatan dari kota Malang atau sekitar 10 menit dari Pantai Goa Cina. Apabila ingin bepergian ke Pantai Bajulmati, Pantai Sendang Biru dan Pantai Goa Cina ini sebaiknya lewat Turen, Sumbermanjing Wetan. Dalam perjalanan menuju pantai ini harus hati-hati, meskipun jalan terbilang mulus tapi banyak jalanan yang menikung tajam layaknya jalan-jalan di pegunungan. Kebugaran kendaraan harus diperhitungkan, sebab jalan sangat sepi dan tidak mudah untuk mencari bantuan.


    Pantai Bajulmati mempunyai kelebihan yaitu dengan teluk-teluk nan indah. Selain menghadirkan pesona alam laut selatan, Pantai Bajulmati juga dikenal sebagai pantai yang unik. Seperti namanya yakni Bajulmati yang berarti Biawak Mati (Buaya Mati), di pantai ini Anda dapat melihat beberapa gugusan bukit diseberang pantai yang terlihat dari kejauhan seperti bajul mati. Pantai ini merupakan pula tempat yang baik untuk berkemah.

Namun sayangnya untuk Anda yang hobi berenang sepertinya akan sedikit kecewa karena struktur Pantai Bajulmati yang cukup dalam dan curam membuat para pengunjung dilarang untuk berenang di tengah pantai. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir dikarenakan ada beberapa spot di bibir pantai sebelah barat yang dapat Anda gunakan untuk bermain air dengan leluasa. Karena banyaknya lokasi spot yang bagus dan indah seperti salah satunya Jembatan Bajulmati menjadikan Pantai Bajulmati juga banyak digunakan untuk tempat berfoto.



Ketika memasuki kawasan Pantai Bajulmati, pasir putih yang masih bersih akan menyambut Anda. Pantai ini masih sepi akan pengunjung, terdapat hanya ada beberapa toko yang menjual makanan kecil di sekitar pantai, karena memang pengelolaan pantai ini baru dimulai pada tahun 2011. Seperti halnya dengan pantai-pantai yang ada di Kabupaten Malang, Pantai Bajulmati ini cukup ramai pada waktu memperingati hari-hari besar, misalnya Idul Fitri, Mauludan dan lain sebagainya.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pantai Pasir putih Situbondo

 Unknown     10:51 PM     No comments   

  Ingin melihat koral warna-warni dengan aneka ikan yang cantik berkeliaran di terumbu karang? Berkunjunglah ke Pantai Pasir Putih Situbondo. Air laut yang sungguh tenang, nyaris tak berombak adalah pesonanya. Anda dapat menemukan petualangan bawah laut yang mengasyikkan di sana.


    Pantai Pasir Putih di Situbondo memiliki topografi unik dengan bentuknya yang melengkung ke arah laut. Pada arah utara dari pantai ini, terhampar laut biru Selat Madura. Pantai Pasir Putih Situbondo merupakan salah satu dari sejumlah pantai di Jawa Timur yang populer di kalangan penikmat perjalanan.

Secara administratif, Pantai Pasir Putih Situbondo terletak di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kab. Situbondo, Jawa Timur. Dengan bentuknya yang melengkung serta hutan kehijauan di tepian, pantai ini menyuguhkan sebuah lanskap indah. Barisan pepohonan Cemara Udang, kelapa, serta deretan pepohonan jati memberikan udara sejuk dan menghadirkan ketenangan di kawasan pantai tersebut.

Pada bagian hutan di pantai ini, Anda dapat melihat sejumlah satwa berkeliaran di pepohonan. Salah satunya adalah kera hitam, satwa yang kerapkali berebutan makanan di jalan masuk Pantai Pasir Putih. Suara kicauan burung juga terdengar sepanjang hari. Keberadaan hutan ini adalah salah satu pesona unik yang dimiliki Pantai Pasir Putih tersebut.
Pasir di pantai ini terbilang putih dan bersih. Dengan relief pantai yang landai, ombak laut terasa sungguh kecil. Belum lagi ditambah dengan beningnya air laut yang memperlihatkan Anda formasi terumbu karang serta biota laut yang ada di dalamnya.Mengingat lokasinya yang strategis di Jawa Timur, Pantai Pasir Putih Situbondo adalah salah satu destinasi yang ramai dikunjungi, terlebih ketika musim libur tiba. Di antara wisatawan yang hendak pergi ke Bali dari Surabaya, atau ke Gunung Bromo jika dari Banyuwangi, sebagian besar dari mereka berhenti untuk melepas lelah dan bersantai menikmati pesona pantai ini.

Lokasi Pantai Pasir Putih

Jln. Raya Pasir Putih, Kab. Situbondo, Jawa Timur | Telp. (0338) 390340
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -7.738495,113.758224

Hal yang menarik di Pantai pasir putih Situbondo

   Ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Situbondo, mulai dari berenang, berkano, berlayar, memancing, cross ATV, hingga menyelam (snorkel). Tetapi sebelum masuk, Anda perlu membayar tiket masuk Pantai Pasir Putih sebesar Rp 6 ribu per orang, belum termasuk parkir kendaraan.

  Kegiatan paling populer yang dilakukan wisatawan di pantai ini adalah berenang dan bermain-main air laut. Jika Anda tidak begitu mahir berenang, tersedia ban pelampung yang disewakan bagi pengunjung. Anda akan mudah mendapatkan ban ini di sekitar kawasan pantai.

Selain itu, kegiatan yang disukai banyak wisatawan di Pantai Pasir Putih Situbondo adalah berlayar dengan perahu, menyusuri kawasan sekitar pantai sembari mengeksplorasi panoramanya yang mengasyikkan. Karena air lautnya yang jernih dan bening, Anda dapat menikmati suguhan alam bawah lautnya yang indah, dari karang hingga biota laut lainnya. Perahu-perahu sewaan ini dilengkapi dengan kotak kaca, dengan demikian Anda dapat melihat ke bawah laut. Perahu layar adalah pula ciri khas Pantai Pasir Putih di Situbondo.

   Dengan suasana pantai yang dikelilingi hutan lindung, kegiatan berjalan-jalan di sepanjang pantai atau duduk-duduk sembari bersantap es kelapa muda adalah kegiatan lainnya yang mengasyikkan.
Di kawasan Pantai Pasir Putih Situbondo juga sering diselenggarakan aneka hiburan maupun lomba, seperti konser musik, lomba memancing, lomba selancar, dan lomba perahu nelayan. Khusus di bulan Oktober, diselenggarakan upacara Petik Laut oleh masyarakat nelayan lokal. Upacara Petik Laut bertujuan untuk memohon berkah Tuhan dari hasil laut yang mereka dapatkan. Pada saat upacara ini, lazimnya ada pertunjukan musik Gandrung yang merupakan pertunjukan musik tradisional yang populer di wilayah tersebut.

  Dukungan infrastruktur di kawasan wisata Pantai Pasir Putih terbilang lengkap. Mulai dari mushala dan kamar mandi, sejumlah bangku beton yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sembari menikmati kuliner yang dijajakan di sekitar pantai, tersedia di sana. Anda juga dapat menjumpai kios-kios souvenir jika ingin membeli cinderamata.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Newer Posts Older Posts Home
Join Now

Popular Posts

  • 7 Kebiasaan baik stop sampah dan vandalisme di gunung
      Tidak meninggalkan apapun kecuali Jejak Kaki” begitulah penggalan kalimat yang harus selalu diingat para pecinta alam. Masihkah kamu mera...
  • Pantai Pulau Merah di Banyuwangi
    Pantai Pulau Merah di Banyuwangi mungkin terdengar asing di telinga sebagian wisatawan domestik. Popularitasnya mungkin saja tidak terkenal ...
  • Ini Tips Untuk Trip yang Harus Anda Ketahui
    Rencanakan perjalanan anda Pada musim padat pengunjung, Anda mungkin akan kesulitan untuk mendapatkan penginapan, hotel, atau gu...
  • Pantai Clungup
       Pantai Clungup adalah sebuah pantai di pesisir selatan Pulau Jawa yang terletak di tepi Samudera Indonesia secara administratif berada d...
  • Tips membuat api unggun yang benar dan aman
           Api unggun adalah salah satu hal penting dalam survival ataupun berkemah ketika kita berada di hutan. Api unggun mempunyai fun...
  • Gunung Penanggungan
        Gunung Penanggungan (dahulu bernama Gunung Pawitra) (1.653 m dpl) adalah gunung berapi kerucut (istirahat) yang terletak di Jawa Timur,...
  • Pesona Pulau Sempu
      Wisata Pulau Sempu di Malang adalah salah satu objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Pulau Sempu memiliki daya tarik utama nan...
  • Tips mudah agar masa jomblo tidak merasa sepi
        Selamat malem mas mblo mbak mblo,malem ini gw bakal bahas Tips mudah agar masa JOMBLO loe tidak merasa sepi,emang sih anak mudah j...
  • Perlengkapan Untuk Camp
      Untuk Bro dan Sis yang belum mengenal kegiatan petualangan seperti mendaki gunung pasti mengundang pertanyaan klise “ngapain sih naik g...
  • Wajib Kunjung,Pantai Kedung Tumpang Tulungagung
    Kali ini Surgapikiran.Blogspot.com membahas tentang wisata yang ada di Kabupaten Tulungagung yang tepatnya di Desa Pucanglaban, Kecamatan K...
Powered by Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2015 (71)
    • ▼  November (4)
      • 5 hal untuk camp di pantai
      • Lagu Khusus Slank di Pembukaan Piala Jenderal Sudi...
      • Yamaha Minta Rossi dan Lorenzo Berdamai
      • Jadi juara dunia,Lorenzo belum mampu kalahkan reko...
    • ►  October (16)
    • ►  September (51)

Follow Us on Facebook

Download

Copyright © kumpulan tempat camping jawa timur | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates